santunan para jompo kp. rawa jati RT 002/014 desa rawa rengas
Setelah berpuluh-puluh tahun tinggal di sekitar pinggiran bandara,
akhirnya kami masyarakat pinggir bandara menemukan juga sebuah
perpisahan yang tidak mudah untuk dilupakan, yakni penggusuran yang akan
segera berlangsung.
Dalam waktu dekat kami akan
mengalami hal yang akan menciptakan kenangan-kenangan yang tak mudah
untuk dilupakan, dari kecil hingga dewasa.
pahit dan manis nya
kehidupan yang pernah kami alami kini takkan tercipta lagi di pinggiran
bandara soetta. meski pun belum berlangsungnya penggusuran, sudah nampak
kesedihan-kesedihan dari wajah pribumi, begitu pun dari saya pribadi.
Mungkin
kata menolak tidak akan berlaku terhadap apa yang sudah di tetapkan
oleh pemerintah, tapi setidaknya kami berharap agar pemerintah memberi
jalan keluar untuk kami dalam menghadapi setelah penggusuran, entah itu
pembayaran ganti rugi tanah dan bangunan, pekerjaan yang mungkin belum
sebagian dari kami yang belum memiliki, dan pemberhentian kerja karena
mungkin perpindahan yang sangat jauh dari tempat kerja sebelumnya,
jaminan kehidupan layak bagi kami yang tidak memiliki hak tanah dan
bingung harus bagaimana setelah tinggal dari pinggiran bandara, dan yang
paling berharga yaitu nilai histori yang sangat tinggi yang mungkin
menjadi kegelisaan di dalam masyarakat.
Senyum yang
terpancar dari masyarakat begitu usam, karena berat dengan apa yang akan
kami tinggalkan. rumah, lingkungan, teman-teman, dan kebiasaan yang
lucu yang tidak akan tercipta lagi di sini.
Kami
berharap sangat agar pemerintah benar-benar memberikan jaminan kehidupan
yang layak untuk kami semua, karena dengan hidup layak kami bisa
menciptakan kembali hal-hal unik dan apa yang pernah kami lakukan
disini, untuk membawanya kepada kampung yang akan kami tempati kelak.
Salam kami.
penduduk pinggir bandara soetta tangerang.

